Menu

Musim Bersejarah Warriors Berakhir Antiklimaks

KategoriBasket, Internasional, Sport
Di lihat24 kali

Detail Berita Musim Bersejarah Warriors Berakhir Antiklimaks


BUKALAGI.CO.ID – Sepanjang musim ini, Golden State Warriors mencatatkan berbagai rekor di NBA. Namun Warriors justru kolaps di saat-saat krusial.

Warriors bergelimang rekor di NBA 2015-2016. Mereka menggebrak dengan start terbaik lewat 24 kemenangan secara beruntun sejak awal musim. Warriors lantas mencatatkan rekor musim reguler terbaik dengan 73 kemenangan dari 82 pertandingan. Itu artinya, mereka hanya kalah sembilan kali di sepanjang musim reguler.

Warriors juga perkasa di kandang dengan membukukan rentetan kemenangan kandang terpanjang (54). Catatan tandang Warriors juga tak kalah oke dengan 34 kemenangan di musim reguler, jumlah terbanyak dalam sejarah NBA.

Sepanjang musim reguler, Warriors tak pernah menelan kekalahan secara beruntun. Klay Thompson dkk. juga tak pernah kalah dari lawan yang sama sampai dua kali di musim reguler.

Secara individu, pemain Warriors juga tampil impresif. Stephen Curry dan Klay Thompson memecahkan beberapa rekor terkait tiga angka. Curry sendiri kembali terpilih sebagai Most Valuable Player (MVP) NBA untuk kali kedua secara beruntun.

Tampil di final, Warriors sempat berada di atas angin setelah unggul 3-1 atas Cleveland Cavaliers dalam sistem best of seven. Satu kemenangan lagi akan memastikan Warriors mempertahankan gelar yang musim lalu mereka raih.

Tapi Warriors kemudian justru anjlok. Tiga kekalahan secara beruntun didapat Warriors–sesuatu yang tak pernah mereka alami sepanjang musim reguler–hingga akhirnya kalah 3-4 dari Cavaliers. Di game 7 yang dimainkan di kandang sendiri di Oracle Arena, Oakland, Senin (20/6/2016) pagi WIB, Warriors takluk 89-93.

“Kami tercengang. Kami pikir kami akan menang. Saya sangat percaya diri menuju pertandingan malam ini,” ujar pelatih Warriors, Steve Kerr, seperti dikutip dari Reuters.

Dalam pertandingan game 7, Warriors dan Cavaliers sempat berimbang 89-89 di kuarter keempat. Tapi sejak saat itu, perolehan poin Warriors justru terkunci sampai buzzer berbunyi. Itu berarti mereka tak mencetak poin sama sekali selama empat menit 38 detik.

Sementara itu, Curry sendiri tak tampil mengesankan di game 7. Point guard 28 tahun itu hanya mencatatkan 17 poin, lima rebound, dan dua assist.

“Di kandang, di kuarter keempat, saya merasa kami bisa memberikan pukulan telak itu dan tidak benar-benar menekan pertahanan. Dengan kesempatan yang kami miliki di hadapan kami, ini adalah sesuatu yang sulit ditelan,” ucap Curry.

“Jadi menang atau kalah, Anda mengapresiasi tahap yang kami pijak dan untuk itulah kami hidup. Jadi, ya, ini pedih. Menyebalkan melihat mereka merayakannya, dan kami berharap itu adalah kami,” lanjut Curry.

“Tapi pada akhirnya, Anda memberi mereka selamat karena menuntaskan apa yang mereka canangkan, dan akan jadi citra yang bagus untuk kami selama musim panas dan mengingat musim depan sehingga kami bisa kembali lebih kuat. Itulah yang bisa Anda lakukan,” katanya.

INGIN BELANJA PERALATAN BASKET ? LANGSUNG SAJA WARRIORSOLO.NET

Berita lain Basket, Internasional, Sport

Pencarian Terbaru

Pencarian Populer

STATISTIK

  • 46
  • 4
  • 288
  • 51